Skip to main content

Review Jurusan Ilmu Komunikasi

Hallo, kembali lagi bersama gue, Pina. Remaja 16 tahun yang mencari jati diri tapi gak ketemu-ketemu. Jadi disini, gue bakal mereview jurusan Ilmu Komunikasi. Artikelnya cocok banget, nih, buat kelas 12 yang pengen banget masuk jurusan ini. Tau, gak? Jurusan ini banyak banget diminati! Tapi mungkin tidak di sekolah gue. Sampe sekarang gue gak tahu kenapa sedikiiit banget orang yang ngincer jurusan ini. Ya.. gue sih seneng-seneng aja ya, kan jadi dikit sainganya, HA! Paling-paling yang diminati itu ya FEB, Sasing, ya gitu dah. Seberapa terpencilnya sih jurusan ini? Eh iya, btw gak setiap universitas yang menjadikan Ilmu Komunikasi ini sebagai salah satu jurusan di FISIP. Tapi, ada yang menjadikannya sebagai fakultas. Yap, salah satunya UNPAD. Jadi namanya FIKOM. Dan ya.. FIKOM UNPAD emang favorit dari tahun ke tahun. Ampe minder gue daftarnya. 

Nah, untuk kalian yang demen ngoceh, nulis, promosi, atau bahkan nonton film, mungkin jurusan ini adalah yang tepat untuk kalian. Jurusan Ilmu Komunikasi ini mempelajari tentang ilmu berkomunikasi, baik dari tentang pengirim pesan, isi pesan, media, penerima pesan, maupun hambatan-hambatannya. Oh iya, denger-denger di jurusan ini kita bisa tahu gimana caranya menjalin hubungan yang baik dengan doi. Nah, menarik banget kan?


http://halokampus.com/jurusan-kuliah/ilmu-komunikasi/

Apa saja yang dipelajari di Jurusan Ilmu Komunikasi

Di semester-semester awal, mata kuliah yang didapat itu biasanya pengantar-pengantar, Pengantar Ilmu Komunikasi, Pengantar Ilmu Politik, dan pelajaran-pelajaran sosial seperti sosiologi, antropologi, dan filsafat. Di sini kita juga belajar tentang penulisan, jadi jangan takut buat yang merasa nggak bisa nulis karena nanti akan belajar sama-sama.
Untuk semester lanjut, nanti ada beberapa konsentrasi yang bisa kita ambil. Khusus untuk di UGM, dibagi ke dalam dua konsentrasi, yaitu Strategis dan Media. Strategis lebih mengarah ke bidang public relation (humas) dan periklanan. Kalau media lebih ke bidang-bidang media publik seperti tv, radio (broadcasting), jurnalistik, film. Kalau di UI, peminatan dibagi 5, yaitu public relation (humas), komunikasi media, jurnalistik, penyiaran, dan periklanan. Tapi secara garis besar yang dipelajari sama. Nanti di semester lanjut, matkul-matkul yang bisa diambil itu makin asik, misalnya matkul sinematografi, filmologi, public speaking, radio, dsb.
Buat bocoran, bagi yang ambil jurusan ini ngga lagi pusing-pusing hafalan materi. Hampir semua materi yang diajarkan itu pakai analisa, logika, pengalaman, ketrampilan, dan wawasan umum. Mayoritas materi disampaikan dalam bentuk diskusi.
Nah! Setelah tahu apa aja yang akan dipelajari dalam jurusan ini. Pasti gak sedikit juga, sih yang bakal respon, kaya: 
"Ilmu Komunikasi? Cuma belajar ngomong-ngomong doang, gak penting," Lah, situ emang bisa ngomong di depan umum dengan mimik dan gestur yang disesuaikan? 
"Oh jurusan itu." *sambil masang muka ngeremehin*
"Paling-paling prospek kerja nya gak bagus," Mba, situ kuliah karena duitnya atau ilmunya? Kalau tinggi ilmu dan banyak skill juga bakal banyak dicari.
Nah, di artikel ini gue juga bakal kasih tau jawaban dari ejekan di atas. 

Prospek kerja setelah lulus dari Jurusan Ilmu Komunikasi

Setelah lulus, gelar yang diterima adalah Sarjana Ilmu Politik (S.I.P.) atau Sarjana Ilmu Komunikasi (S.I.Kom.). contoh: Lionel Messi, S.I.P. Untuk lapangan pekerjaan, lulusan jurusan komunikasi ini bisa melamar ke berbagai posisi di berbagai jenis perusahaan. Event organizer, announcer, news anchor, news caster, reporter, public relation, communication consultant, kerja di biro iklan, production house, dsb.
Selesai deh review nya. Udah cukup tau, kan, mengenai jurusan Ilmu Komunikasi ini? Semoga setelah baca artikel ini lo bisa tetep mempertahankan keinginan lo buat menjadi salah satu mahasiswa atau mahasiswi jurusan Ilmu Komunikasi. Semangat ya, Mba, Mas! 
Sumber: http://halokampus.com/jurusan-kuliah/ilmu-komunikasi/

Comments

Popular posts from this blog

Rezeki Nggak Kemana

Seperti yang kalian (kelas XII) tau, kalau tanggal 26 April kemarin adalah (mungkin) masa di mana pertama kalinya kalian merasa deg-degan pake banget, panik, galau, apapun itu. Karena apa? Karena itu adalah penentu kalian akan melanjutkan studi ke mana dan karena itu pengumuman jalur pertama masuk PTN. Yap, we called it SNMPTN. Pukul 14:00 WIB semua orang sibuk mau membuka website pengumuman. Ada yang nggak sabaran makanya langsung buka web-nya, ada yang nunggu beberapa menit dulu karena tau pasti banyak yang buka (webnya), ada juga yang sengaja ngulur-ngulur waktu sampe sejam atau dua jam buat buka webnya. Contohnya gue, gue sengaja ngelakuin itu karena yang pertama, gue tau kalau server- nya bakalan down walaupun udah nunggu beberapa menit. Kedua, karena gue pengin ketawa dulu. Mungkin alasan yang kedua ini terdengar sangat konyol, tapi bagi gue ini penting supaya saat gue buka pengumuman, gue dalam keadaan senang no matter what happened . Alhamdulillah nya, ada beberapa temen yang...

Pelecehan yang Disepelekan

Hallo, semua! Udah lama banget, ya, gue nggak nge-blog. Alasannya ... klasik, sih. Males, nggak ada ide, dan nggak ada waktu (buat nge-blog), ya seperti itulah. By the way , kemarin-kemarin kan gue ngebahas tentang tips, review jurusan, sama cerita. Nah, untuk kali ini gue mencoba untuk beropini, nih. Tentang ... pelecehan! Berat, kan? Tumben-tumbenan gue bahas beginian. Terus terang, kejadian yang tadi sore (Kamis, 2 Februari 2017) gue alami membuat gue tergerak untuk nge-blog dengan tema ini. Karena, gue udah merasa sangat dongkol, keki, sebel, gedek sama hal yang satu ini, jadi gue mencoba untuk mengutarakan pendapat gue. So , silakan baca baik-baik, and here you go ! Sebelumnya, untuk kalian cewek-cewek, suka nggak sih merasa risih kalau kalian lewat dan di-suit-suit-in? I know that most of you, feel what I feel . Kalian tau nggak itu namanya apa? Cat-Calling ! “Hah? Panggilan kucing? Kucing panggilan?” Bukan. Cat-calling di sini bermakna konotasi, ya, teman-teman. Tapi, sebe...